Menciptakan Standar Jurnal Sendiri?
Pertanyaan yang lumayan sering muncul dalam diskusi ilmiah ketika bicara jurnal, adalah mengapa harus menggunakan standar orang lain untuk kepentingan jurnal kita. Yang saya maksud …
Pertanyaan yang lumayan sering muncul dalam diskusi ilmiah ketika bicara jurnal, adalah mengapa harus menggunakan standar orang lain untuk kepentingan jurnal kita. Yang saya maksud …
Saya kira menarik, mempelajari apa yang sebenarnya substansi dari evaluasi diri pengelolaan jurnal saat pengajuan akreditasi. Terutama bagi jurnal, akreditasi merupakan bentuk dari penilaian dan …
Saya ingin membedakan dengan proses bagaimana satu jurnal berbagi artikel mereka untuk orang tertentu yang memiliki kesamaan bidang kajian atau bidang ilmu. Satu artikel terbaru …
Pada masanya, bagi saya, Science and Technology Index (Sinta) merupakan suatu perkembangan penting dari dunia jurnal di republik ini. Sinta adalah platform digital resmi dari …
Ketika masih mengelola Kanun Jurnal Ilmu Hukum [https://jurnal.usk.ac.id/kanun], saya mendapat sejumlah pertanyaan terkait sitasi dengan pola yang akhir-akhir ini dikenal dengan istilah “kartel”. Pertanyaan ini …
Tulisan kedua Teuku Muhammad Jamil, mengkritik bagaimana kolonialisme gaya baru dalam ranah akademik muncul dan menghegemoni. Ia menolak standar akademik global yang seolah-olah menjadi satu-satunya …
Ketika diskusi di ruang media terkait sitasi, ada tulisan yang mempermasalahkan hal yang lebih makro, yakni tentang bagaimana negara mengelola ilmu pengetahuan. Tulisan ini bisa …
Sebagai pembaca yang menyukai isu publikasi, ada opini pembanding yang muncul di ruang publik sangat penting dan membahagiakan bagi saya. Tulisan Profesor Azharsyah Ibrahim, “Bukan …
Tulisan Teuku Muhammad Jamil, “Mafia Sitasi Permalukan Pendidikan Aceh: Ketika Akademik Indonesia Terjebak Ilusi Scopusisasi” (Kupi Beungeh Harian Serambi Indonesia, 14 Mei 2026), berawal dari …